Tampilkan postingan dengan label Insecnet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Insecnet. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Oktober 2017

Teknik Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah

Durian
Indonesia merupakan sebuah Negara yang memiliki lahan pertanian yang sangat luas dan dengan hasil yang melimpah. Oleh karenanya, tidak perlu diherankan kalau nama Indonesia sangat dikenal oleh Dunia karena sumber daya alamnya yang sangat kaya raya, khususnya buah-buahan. Salah satu buah yang memiliki tekstur kulit yang unik dan memiliki bau maupun rasa yang khas adalah buah durian (durio zibethinus).

Durian dikenal dengan tanaman musiman dan hanya berbuah di musim-musim tertentu saja. Buah durian ini sudah dikenal di penjuru dunia, dan telah menyebar di wilayah Asia Tenggara sejak sekitar 600 tahun yang lalu. Budidaya durian dilakukan melalui biji durian itu sendiri yang dibawa oleh para penikmat durian. Buah durian ini sangat populer hingga zaman sekarang karena memiliki rasa dan bau yang khas.

Teknik Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah
Sebelum menanam durian, ada baiknya terlebih dahulu kita memahami tentang jenis-jenis durian maupun syarat tumbuh durian tersebut sebelum melakukan penanaman. Hal ini dilakukan agar produktivitas budidaya durian yang dilakukan bisa berhasil dan dapat memberikan keuntungan yang melimpah. Tanaman durian ini juga memiliki varian serta rasa yang berbeda untuk setiap variannya. Adapun jenis-jenis durian yang cocok untuk dibudidayakan yaitu:

Pemilihan Bibit Durian yang Tepat
Bibit durian yang akan ditanam merupakan salah satu penentu yang paling berpengaruh di dalam keberhasilan dalam berkebun durian.  Kriteria bibit yang layak digunakan itu harus subur, sehat , memiliki daun yang banyak , batang yang kokoh dan yang paling penting yang harus diperhatikan yaitu harus terbebas dari hami maupun penyakit. Bibit yang dipilih untuk dikembangkan juga sudah harus memiliki beberapa cabang, minimal 2 – 4 arah cabang, serta memiliki tunas atau calon baru yang akan tumbuh.

Baca Juga :
Cara Budidaya Jambu Biji Tabulampot Agar Cepat Berbuah Lebat
Cara Menanam Bawang Daun Dalam Pot Atau Polybag
Teh Herbal Kembang Sepatu Berkhasiat Turunkan Berat Badan
Pisang Cavendish Lengkap Dengan Budidaya Dan Cara Panennya

Persiapan Lahan Tanam
Proses persiapan lahan atau waktu yang tepat untuk menanam pohon durian ini sebaiknya dilakukan pada saat musim kemarau. Hal ini dilakukan agar bibit yang ditanam terhindar dari hama maupun penyakit. Usahakan agar tanaman terkena matahari langsung untuk proses pertumbuhan bibit yang di tanam. Lahan yang akan digunakan juga tidak boleh terendam air. Jika hal itu terjadi pada musim hujan, maka buatlah saluran air secepatnya untuk menghindari busuk pada akar sebagian bahkan seluruhnya yang mengakibatkan tanaman durian menjadi mati.

Jarak Tanam untuk Tanaman Durian
Jarak tanam yang baik dalam budidaya durian ini yaitu 8 x 12 m atau 10 x 10 m. Akar durian juga memerlukan pelindung agar tidak sepenuhnya kena sinar matahari langsung. Untuk itu, pada saat pohon durian masih kecil, ada baiknya tanaman durian diberi tanaman pelindung seperti pepaya, rumput gajah mini, atau tanaman lainnya yang sifatnya tidak permanen atau bukan tanaman keras yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman durian.

Ukuran Lubang Tanam
Ukuran lubang yang dibutuhkan dalam menanam durian berukuran sekitar 50 cm. Kemudian biarkan lubang selama 1 minggu. Campur tanah galian lubang tersebut dengan pupuk kandang yang sudah matang atau kompos, aduk hingga merata, kemudian masukkan ke dalam lubang seminggu sebelum penanaman dilakukan.

Proses Penanaman
Penanaman tanaman yang baik itu adalah sekitar awal musim penghujan. Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari. Buka atau sobek plastik polibag, sebaiknya menggunakan pisau atau gunting agar tanah pada polibag tersebut tidak pecah untuk menghindari stres pada tanaman. Tanam bibit tersebut secara perlahan dan timbun dengan tanah yang sudah disediakan sebelumnya hingga sekitar 2 atau 3 jari batang yang ditanam atau hingga batang tanaman kokoh. Kemudian siram tanaman secukupnya dan lakukan penyiraman secara rutin dan perlahan untuk menghindari benturan keras antara air dan batang hingga tanaman durian benar-benar tumbuh.

Penyiraman
Penyiraman tanaman dilakukan sejak awal menanam hingga tanaman tumbuh dan berbuah. Pada saat tanaman sedang berbunga, penyiraman dikurangi untuk menjaga bunga agar tidak busuk. Penyiraman sebaiknya dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore.

Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan untuk membersihkan tanaman durian dari cabang ataupun ranting tanaman yang mati juga yang diserang hama maupun penyakit. Lakukan pemangkasan pada pucuk tanaman durian untuk merangsang munculnya cabang baru ke segala arah.

Pemupukan
Pemupukan dilakukan sejak awal pertumbuhan hingga tahun ke tiga menggunakan pupuk NPK. Selain itu, pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang juga dilakukan sekali dalam setahun, dan dilakukan awal musim kemarau atau akhir musim hujan. Pemberian Pupuk Makro harus disesuaikan dengan usia tanaman seperti tabel di atas. Pemupukan dapat dilakukan dengan cara tabur sesuai dengan lingkar batang tanaman. Selain dengan pupuk tabur, pupuk bisa juga dilakukan dengan melarukan pupuk dengan air untuk menyiram tanaman.

Pemanenan Buah Durian
Masa panen tanaman durian bervariasi, tergantung dari jenis varietas bibit yang digunakan dan ditanam. Untuk durian local (asli Indonesia) itu umumnya dapat dipanen pada usia tanam 8 sampai 10 tahun. Sedangkan jenis durian unggulan dapat dipanen setelah umur tanaman mencapai 3 sampi 4 tahun sejak masa tanam.

Cara panen durian itu sangatlah mudah. Hanya menunggu hingga durian itu gugur sendiri dari pohonnya. Kemudian dikutip dan siap untuk dinikmati. Adapun ciri-ciri durian yang siap untuk dipanen yaitu:
    Ujung duri dari kulit buah durian terlihat berwarna kecoklatan
    Warna garis di antara duri jelas kelihatan
    Ruas tangkai membesa dan terlihat semakin gelap warnanya
    Terasa wangi khas aroma durian
    Terdengar bunyi menggema pada durian apabila durian tersebut dipukul

Selamat mencoba dan semoga tulisan ini bisa berguna dan bisa menjadi referensi bagi siapa saja yang membaca

Kamis, 21 September 2017

Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Keramba

Memanfaatkan Waring Ikan Untuk Keramba
Negara Indonesia memiliki berbagai jenis hasil alam yang melimpah. Salah satu yang bikin iri negara lain dan yang paling terkenal hasil dari kekayaan alamnya adalah dari Hasil Pertanian, perkebunan dan Perikanan. Meskipun begitu hasil pertanian, perkebunan dan Perikanan yang ada di Indonesia ini mayoritas adalah untuk masyarakat Indonesia sendiri. Ditambah lagi dengan kebutuhan akan hasil alam yang terus meningkat tersebut membuat para pengusaha di bidangnya perlu kerja ekstra untuk mempersiapkannya.

Pertanian, perkebunan ataupun perikanan memiliki tingkat kesulitan masing-masing. Untuk pertanian atau perkebunan kita perlu mempelajari dari tanahnya, cara menanamnya, media tanamnya, bibitnya, sampai proses pasca panen. Kalau perikanan kita perlu mempelajari jenis ikannya, kecocokan tempat budidaya ikannya, kadar airnya, makanannya sampai proses ikan sudah mencapai usia yang tepat untuk di distribusikan. Di artikel sebelumnya saya sudah membahas tentang pertanian ataupun perkebunan dan pemanfaatan Karung Waring untuk pengemasannya, namun kali ini saya akan membahas tentang hasil perikanan dan bagaimana memanfaatkan waring Ikan untuk Keramba.

mengelola hasil perikanan
Di dalam mengelola hasil perikanan tidaklah terlalu mudah ataupun terlalu sulit. Biasanya dalam mengelola hasil perikanan ini banyak orang sering menjumpai beberapa masalah seperti Kurangnya ketersediaan air dalam kolam, sulitnya proses panen, kesulitan akan pengontrolan, kesulitan pada saat pengurasan dan lainnya. Namun, di zaman yang terus berkembang hingga sampai saat ini dan berbagai inovasi telah muncul, salah satunya adalah dengan memanfaatkan Waring ikan atau kolam jaring sebagai keramba yang sampai saat ini sudah banyak digunakan.

Baca Juga :

Untuk lebih jelasnya kita akan membahas sedikit tentang waring ikan, Karung Waring atau waring ikan adalah sesuatu yang berupa jaring, yang digunakan untuk budidaya ikan, dimulai dari proses perkembangan, pemeliharaan, sampai ikan tersebut siap panen. Waring ikan ini biasa disebut Waring Keramba, Waring Hitam, atau Water net. Bentuk waring ikan ini terbuat dari Jaring dengan ukuran kelonggarannya disesuaikan dengan masing-masing kebutuhan dan juga terbuat dari plastik yang berwarna hitam, oleh karena itu ada yang menyebutnya juga dengan nama Waring Hitam. 

Penggunaan Waring ini biasanya untuk pembatas pada tambak, kolam atau membuat keramba di danau atau sungai tempat kita membudidaya ikan. Selain untuk perikanan, Waring jenis ini juga bisa dimanfaatkan untuk pagar perkebunan atau sawah.

Manfaat Waring Ikan
Dengan memanfaatkan waring ikan, masalah ketersediaan air yang tadi kita sebutkan sebelumnya sudah dapat diatasi karena pembudidayaan ikan hanya bisa dilakukan di tempat dengan tingkat ketersediaan air yang melimpah seperti yang ada disekitar kita seperti di danau, sungai, waduk, dan laut. Dan dengan menggunakan waring ikan untuk pembatas kolam, sungai, waduk, laut dan danau atau kita sering menyebutnya dengan nama keramba, tambak ataupun kolam jaring.  

Dengan bentuk dan sifat waring yang berlubang, hal ini dapat berguna untuk melancarkan sirkulasi air yang ada di dalam kolam, sungai, waduk, laut ataupun danau yang kita manfaatkan untuk pembudidayaan ikan tersebut, dan juga kebutuhan oksigen untuk ikan selalu tersedia cukup. Selain itu, dengan sirkulasi air yang lancar dapat memudahkan ikan memperoleh makanannya yang terbawa oleh air seperti lumut, serangga, ikan-ikan kecil dan sebagainya sehingga kita sebagai pengelola dapat menghemat penggunaan pakan ikan. Lalu Kotoran ikan pun juga akan dengan mudah terbawa oleh arus air sehingga tidak perlu dilakukan pengurasan. 

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat - alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB